![]() |
| Pusat Pelatihan dan Karir Global bagi Generasi Banua |
KalimantanAsia.Com, BANJARBARU - Sebagai upaya memperluas akses masyarakat Kalimantan Selatan terhadap peluang kerja internasional, BGCC (Banua Global Career Center) secara resmi melaksanakan Soft Launching sebagai langkah awal membangun ekosistem pengembangan talenta, pelatihan kerja, dan penempatan kerja global yang profesional, legal, dan berkelanjutan pada Senin (20/7/2026).
Baca Juga: Spanyol VS Argentina | Skor 1 - 0 | Final | Piala Dunia FIFA 2026
BGCC hadir sebagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang berfokus pada pengembangan kompetensi tenaga kerja Indonesia melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri internasional, sertifikasi, serta penempatan kerja ke berbagai negara tujuan melalui kemitraan resmi dengan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI).
Mengusung slogan "No Success No Fee", BGCC berkomitmen menghadirkan kesempatan kerja luar negeri yang lebih mudah diakses, transparan, dan berorientasi pada keberhasilan peserta.
Fokus Awal: Program Saudi Arabia Fast Track
Pada tahap awal operasional, BGCC meluncurkan Middle East Fast Track Program, yaitu program pelatihan nonformal selama 3 bulan yang dipersiapkan khusus untuk penempatan kerja ke Saudi Arabia.
Program ini mempersiapkan peserta pada tiga profesi yang memiliki permintaan tinggi, yaitu:
● Asisten Rumah Tangga (ART)
● Cleaning Service
● Driver
Seluruh biaya pelatihan program ini ditanggung oleh mitra di Saudi Arabia, sehingga peserta tidak dikenakan biaya pelatihan.
Baca Juga: Spanyol VS Argentina | Skor 1 - 0 | Final | Piala Dunia FIFA 2026
Peserta yang menjadi sasaran utama berasal dari:
● Santri dan alumni pesantren
● Lulusan SMA/SMK/MA
● Pemuda desa
● Masyarakat umum usia produktif
Dengan kisaran pendapatan Rp10 juta hingga Rp20 juta per bulan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus membuka akses karier internasional bagi generasi muda Kalimantan Selatan.
Membangun Kemitraan Strategis
BGCC mengembangkan model kemitraan berbasis kolaborasi bersama berbagai pihak.
Untuk pesantren, BGCC mengajak lembaga pendidikan Islam menjadi pusat pelatihan (Training Hub) dengan menyediakan ruang belajar dan peserta didik, sementara BGCC menyiapkan kurikulum, instruktur, sertifikasi, hingga penempatan kerja.
Baca Juga: Spanyol VS Argentina | Skor 1 - 0 | Final | Piala Dunia FIFA 2026
Selain itu, BGCC juga membuka kerja sama dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, sekolah menengah kejuruan (SMK), perguruan tinggi, BLK, LKP, yayasan, dan berbagai lembaga pendidikan lainnya untuk membangun jaringan Career Center di seluruh Kalimantan Selatan.
Tahapan Pengembangan BGCC
Pengembangan BGCC dirancang secara bertahap melalui tiga fase utama.
Phase 1 difokuskan pada Program Saudi Arabia Fast Track sebagai program unggulan awal yang berjalan secara berkelanjutan.
Phase 2 akan memperluas layanan menuju berbagai program pelatihan internasional bersama mitra resmi, meliputi Program Kerja ke Jepang (IM Japan dan Specified Skilled Worker/SSW), Program Hospitality & Cruise, serta Program Ausbildung Jerman.
Selanjutnya, Phase 3 diarahkan pada pengembangan sistem Talent Resourcing dan Global Job Matching, yaitu pemetaan potensi lulusan berdasarkan program studi, program keahlian, dan kebutuhan pasar kerja internasional sehingga BGCC mampu menjadi pusat pengembangan talenta berbasis data.
Komitmen BGCC
Direktur BGCC, H. Adam Nugraha Wiradhana, S.AB, menyampaikan bahwa BGCC dibangun bukan sekadar sebagai lembaga pelatihan, tetapi sebagai pusat pengembangan karier global bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Spanyol VS Argentina | Skor 1 - 0 | Final | Piala Dunia FIFA 2026
"Kami ingin membangun ekosistem yang menghubungkan pesantren, sekolah, perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan mitra internasional agar putra-putri Banua memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkarier di tingkat global. Fokus kami bukan hanya memberangkatkan tenaga kerja, tetapi membangun talenta yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing secara internasional."
Sementara itu, Dr. H. Edy Setyo Utomo, SE, SH, MH, selaku Ketua Yayasan, menegaskan bahwa pengembangan BGCC dilakukan melalui kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
"Kami mengajak seluruh pesantren, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun masa depan generasi Banua melalui pendidikan, pelatihan, dan penempatan kerja yang legal, profesional, dan bermartabat."
Mengundang Mitra Bergabung
Melalui momentum Soft Launching ini, BGCC membuka peluang kerja sama bagi:
● Pesantren
● Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota
● Pemerintah Desa
● SMK, MA, dan SMA
● Perguruan Tinggi
● BLK, LPK, dan LKP
● Yayasan Pendidikan
● Dunia Usaha dan Industri
● Area Partner BGCC di seluruh Kalimantan Selatan
BGCC optimistis dapat menjadi salah satu pusat pengembangan talenta dan karier global yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi tenaga kerja, pengurangan pengangguran, serta perluasan kesempatan kerja internasional bagi masyarakat Kalimantan Selatan. (ril)

