Sejumlah Rumah di Kampung Kenanga Terbakar

 

Kondisi pasca kebakaran di Jalan Jahri Saleh Kampung Kenanga Banjarmasin

KalimantanAsia.Com, BANJARMASIN - Kebakaran terjadi di Jalan Jahri Saleh, Kampung Kenanga RT 07, dekat kuburan atau tepi sungai, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Jumat (14/8/2026) dinihari sekitar pukul 01.20 WITA.

Tiga rumah milik warga hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Meski api menghanguskan bangunan dan sejumlah harta benda, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu.

Api pertama kali muncul dari rumah Masliah (55), kemudian merembet ke rumah Muhdar (50). Kobaran api selanjutnya mengenai rumah beton milik Yulian (35) yang tinggal bersama keluarganya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang penting sebelum api semakin membesar.

Asal Api Diduga Korsleting KWH

Masliah, seorang janda yang tinggal sendirian dan baru sembuh dari stroke, mengatakan api diduga berasal dari arus pendek pada bagian KWH rumahnya.

"Saya dengar bunyi kretek-kretek, dikira tikus. Tahu-tahu sudah terbakar," ujar Masliah.

Selama ini Masliah tinggal seorang diri. Anaknya tidak tinggal bersamanya, sedangkan cucunya yang terkadang datang diketahui bekerja hingga malam hari.

Masliah mengaku baru sekitar lima bulan lalu selesai menjalani program bedah rumah. Ia pun bersyukur masih bisa menyelamatkan diri dari kobaran api.

"Alhamdulillah selamat, saya tinggal sendiri," katanya.

Untuk sementara, Masliah memilih tinggal di rumah anaknya yang lain setelah rumahnya terbakar.

Warga Selamatkan Diri dan Berkas Penting

Korban lainnya, Muhdar (50), seorang tukang bangunan, mengaku sedang tidur saat kebakaran terjadi. Ia terbangun setelah mendengar teriakan tetangganya, Masliah.

Muhdar kemudian langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri bersama anak-anaknya. Ia juga sempat menyelamatkan sejumlah barang penting berupa berkas, KTP, telepon seluler dan SIM.

"Waktu kejadian saya sudah tidur. Begitu dengar teriakan tetangga Masliah, langsung keluar selamatkan diri. Saya sempat selamatkan berkas, KTP, HP dan SIM," beber Muhdar.

Muhdar diketahui memiliki tiga anak. Dua di antaranya masih kecil dan remaja, yakni Rasyid (13) dan Nadia (9), sementara dua anaknya yang lain telah berkeluarga.

Untuk sementara, Muhdar bersama anak-anaknya harus mengungsi dan tidur di tempat sewaan di depan Komoe. Ia mengaku telah mendapat bantuan awal dari pihak Kelurahan Sungai Jingah.

Sementara itu, rumah beton milik Yulian (35) dan keluarganya juga ikut terbakar. Bagian dalam rumah mengalami kerusakan akibat kobaran api.

Respons Cepat Petugas Damkar

Puluhan unit Pemadam Kebakaran (Damkar) gabungan bersama para relawan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar 45 menit setelah kejadian.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga rumah mengalami kerusakan dengan kerugian materi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Pihak Kelurahan Sungai Jingah telah melakukan pendataan terhadap para korban dan menyalurkan bantuan awal.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan korsleting pada bagian KWH rumah Masliah masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak