Mobil Listrik Asal China Harga Relatif Murah

 


KalimantanAsia.Com, BANGKOK - Industri otomotif Thailand kini berada dalam situasi genting akibat serbuan mobil listrik impor asal China. Kehadiran kendaraan listrik berbasis baterai secara utuh atau completely built-up dengan harga sangat murah mulai mematikan ekosistem manufaktur lokal dan mengancam keberlangsungan tenaga kerja di negara tersebut.

Baca Juga: Gelar RDP BBM Bersubsidi untuk Nelayan Desa Tabonio dan Desa Kuala Tambangan di DPRD Tanah Laut

Para pelaku industri mendesak pemerintah untuk segera memperketat aturan penggunaan komponen lokal. Langkah ini dipandang mendesak untuk menjaga rantai pasok nasional sekaligus mempertahankan status Thailand sebagai pusat otomotif utama di Asia Tenggara.

Ketua Automotive Industry Club di bawah Federation of Thai Industries (FTI), Suwat Supakandechakul menjelaskan bahwa komponen seperti jok, kabel kelistrikan, hingga kaca depan sebenarnya sudah mampu diproduksi di dalam negeri. Optimalisasi bahan lokal ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi dan menekan biaya produksi secara signifikan.

"Pemerintah harus mendorong penggunaan komponen-komponen tersebut, dan biayanya dapat dijadikan sebagai pengurang pajak" ujar Suwat kepada Bangkok Post, dikutip Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Gelar RDP BBM Bersubsidi untuk Nelayan Desa Tabonio dan Desa Kuala Tambangan di DPRD Tanah Laut 

FTI menuntut kewajiban penyerapan komponen lokal bagi produsen mobil listrik luar negeri harus disetarakan dengan pabrikan mobil konvensional. Selain perlindungan internal, kebijakan ini bertujuan menghindari sorotan Amerika Serikat terkait praktik transshipment atau perakitan yang didominasi komponen impor dari negara tertentu.

Suwat menyebut Washington berpotensi mengenakan tarif masuk tinggi terhadap produk ekspor Thailand jika praktik tersebut terus berlanjut. Ancaman sanksi dagang ini membuat FTI bergerak cepat merumuskan aturan kandungan lokal yang lebih ketat melalui diskusi bersama parlemen.

Baca Juga: Gelar RDP BBM Bersubsidi untuk Nelayan Desa Tabonio dan Desa Kuala Tambangan di DPRD Tanah Laut 

Di sisi lain, Presiden Thai Automotive Industry Association atau TAIA Yuphin Boonsirichan meminta restrukturisasi pajak cukai bagi mobil listrik impor utuh. Hal ini bertujuan memberikan ruang napas bagi pemasok komponen lokal yang mulai terpinggirkan oleh produk impor. 

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak